loading...

Friday, 28 February 2014

obat untuk narkoba sesak nafas batuk berdarah http://sumatracyber.blogspot.com/2014/02/rumput-banto-bisa-membuang-racun.html

Sumatra Cyber ~ Rumput Banto memang memiliki banyak khasiat dan tanaman ini mudah dijumpai di pinggir pancuran, dekat tanah yang berair. Rumput Banto bisa untuk mengobati ashma, sesak nafas, batuk darah, untuk memuang racun narkoba, dll. Rumput ini sering digunakan oleh kucing dan anjing sebagai obat penawar racun apabila dia memakan makanan yang mengandung racun, nah rumput banto inilah yang jadi penawarnya. Rumput Banto adalah tanaman yang bisa membuang segala racun di dalam tubuh.

Biasanya rumput banto hanya untuk pakan ternak, nah tak ada salahnya anda mencoba untuk membuang racun-racun di dalam tubuh termasuk juga racun narkoba.



Air rumput banto inilah yang memiliki banyak khasiat, cara pembuatannya ?

Proses pembuatannya sangat mudah. Dengan mengambil rumput banto secukupnya, dan dibersihkan. Kemudian perasan air jeruk nipis, serta campuran madu, rumput banto dipotong kecil lalu dihaluskan dengan diblender. Kemudian semua bahan tadi dicampurkan manjadi satu, dan siap untuk disajikan.

Minumlah rutin setiap harinya, cukup minum satu kali per hari.

Tambahan, minumlah segelas susu pada malam harinya.


http://sumatracyber.blogspot.com

Sumatra Cyber ~ Menurut Live Science, Kamis 27 Febuari 2014, tim peneliti dari University of Vienna, Austria, mengungkapkan bahwa Sultan Moulay Ismail - penguasa terkenal dalam Kerajaan Maroko selama 1672–1727 - kemungkinan sudah lama "mencetak rekor dunia."

Pasalnya ia dianggap sebagai ayah dari lebih 1.000 anak. Sultan itu memiliki anak sekian banyak selama menjalankan masa kekuasaaan otoriternya lebih dari setengah abad.

Sedikit berbeda dari perkiraaan peneliti, menurut catatan buku rekor dunia Guinness Book of World Records, Sultan Ismail memiliki anak lebih 888 anak.
Meski demikian, Sultan Ismail tetap memegang rekor sebagai pemilik keturunan terbesar sepanjang catatan sejarah.

Memiliki anak dalam jumlah yang sangat banyak itu memang diragukan. Tapi kondisi saat itu, memungkinkan Sultan Ismail memiliki ratusan lusin anak. Sebab, di masa lalu, ia menjalankan pemerintahannya dengan sangat otoriter. dengan tangan besinya, semua orang yang melawan ia bunuh.

Tak heran selama 55 tahun memerintah antara 1672 hingga 1727, ia diduga telah membunuh 30 ribu rakyat belum termasuk korban tewas dalam peperangan. Ia sangat berkuasa, mengendalikan negara dengan memimpin lebih dari 150 ribu tentara.

Dia pun bisa melakukan segala hal yang diinginkan, termasuk memuaskan hasrat biologisnya. Bagaimana ia bisa memiliki banyak anak?

Menurut laporan Dominique Busno, diplomat Prancis yang sering bepergian ke Maroko, pada tahun 1704, Sultan Ismail sudah memiliki 1.171 anak dari 4 istri, 500 gundik atau selir. Saat itu ia sudah berusia 57 tahun dan telah memerintah selama 32 tahun.

Beberapa peneliti memang meragukan Sultan Ismail bisa memiliki anak dengan jumlah ribuan itu. Peneliti yang menyangsikan berpendapat, wanita tak mungkin setiap saat dalam masa subur. Namun ilmuwan lain berpendapat wanita lebih subur dari yang diragukan peneliti lain.

Seks Rutin

Guna meyakinkan hal itu, ilmuwan mengembangkan simulasi komputer untuk melihat berapa kali Sultan Ismail harus berhubungan seks agar memiliki 1.171 anak dalam 32 tahun.

"Kami merasa sekonservatif mungkin dengan kalkulasi kami dan Sultan Ismail dapat memiliki anak sebanyak itu," ujar Elisabeth Oberzaucher, penulis utama studi yang merupakan ahli antropologi University of Vienna.

Simulasi mempertimbangkan kondisi kesuburan wanita saat itu dan kualitas sperma sultan yang bagus.

Hasil simulasi menunjukkan Sultan Ismail memerlukan hubungan seks rata-rata 0,83-1.43 kali per hari untuk memiliki anak 1.171 dalam kurun 32 tahun. Dan peneliti mengatakan, Sultan hanya berhubungan seks dengan 65 sampai 110 gundiknya setiap hari.

Oberzaucher menegaskan meski beberapa model simulasi yang dilakukan peneliti akhirnya menunjukkan hasil bahwa Sultan Ismail memang memiliki banyak anak, namun kemungkinan hasil penelitian tergantung dari model yang digunakan.

"Ini benar-benar menekankan kepada kita betapa pentingnya untuk memilih model yang tepat untuk studi reproduksi," kata dia.

Oberzaucher dan rekannya telah merinci studi dan temuan mereka dalam jurnal PLos ONE terbitan 14 Febuari.

Saturday, 22 February 2014

http://sumatracyber.blogspot.com/2014/02/penampakan-wanita-misterius-di-puncak.html


Sumatra Cyber ~ Saat menyebut nama Monumen Nasional atau Monas, yang terbayang di kepala adalah sebentuk tugu menjulang berpuncak lidah api emas.

Orang juga bisa tegas mengatakan Monas ada di Jakarta, berlokasi tepat di seberang Istana Negara.

Ada banyak rincian lain bisa disebutkan. Namun, tak banyak yang tahu bahwa pada salah satu sisi lidah api di puncak Monas itu ada sosok "wanita misterius".

Keberadaan "wanita misterius" di lidah api Monas hanya tampak dari sisi tertentu. Penampakan tersebut bisa dilihat dari arah kantor Presiden Republik Indonesia.
http://sumatracyber.blogspot.com/2014/02/penampakan-wanita-misterius-di-puncak.html

Dari arah utara Monas, lidah api itu terlihat seperti sosok perempuan yang sebagian rambutnya tersanggul pada bagian atas dan tergerai panjang di sisi samping.

Lidah api berbobot 14,5 ton dan disepuh emas sebanyak 50 kilogram tersebut seolah membentuk sosok perempuan sedang bersimpuh dengan wajah tertunduk. Tak ada catatan pasti apakah bentuk itu memang bagian dari desain atau bukan.

"Kalau diperhatikan dari arah tertentu akan tampak seperti itu memang," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Arie Budhiman kepada Kompas.com, Sabtu (22/2/2014). Namun, dia pun tak bisa memberi keterangan lebih lanjut soal sosok itu.

Bahkan, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas Rini Haryani juga tidak mengetahui asal-usul keberadaan bentuk perempuan itu di Monas.

Rini yang juga menjadi Kepala Museum Monas ini mengaku hanya mendengar cerita dari orang-orang soal sosok di lidah api tersebut.

Namun, Rini mengaku dia belum pernah memastikan sendiri penampakan sosok tersebut. "Saya dengar memang bentuknya menyerupai wanita jika dilihat dari teras atau lobi Istana, apalagi pas malam hari. Tapi, saya itu enggak tau maknanya," ujar dia.


Rini menduga, kalau benar bentuk itu memang disengaja ada di sana, sosok tersebut merupakan permintaan khusus dari Presiden Soekarno, presiden pertama Indonesia dan penggagas Monas. "Pak Karno kan senang dengan keindahan wanita," ujar dia.

Beberapa waktu lalu, lanjut Rini, cerita wanita misterius di Monas sempat mampir di telinga mantan duta besar negara tetangga. Sang mantan duta besar itu pun berniat memotret penampakan wanita tersebut untuk membuktikan memang bentuk itu benar-benar ada.

Sayangnya, hingga sang mantan duta besar pulang kembali ke negara asalnya, Rini tak tahu apakah foto itu jadi dibuat. Sebelumnya, Rini mendapat janji akan mendapat salinan foto bila sosok itu jadi diabadikan.

"Maaf, saya belum bisa kasih info akurat. Tapi, akan saya cari, kalau ada file-nya, akan saya sampaikan. Mudah-mudahan akan terjawab," imbuh Rini.

Sejarah mencatat, Monumen Nasional didirikan pada 17 Agustus 1961. Tujuan pendirian Monas adalah untuk mengenang perjuangan dan semangat revolusi kemerdekaan.

Pembangunan Monas melibatkan tiga arsitek. Mereka adalah Frederich Silaban, Soedarsono, dan Rooseno. Tonggak ini memiliki tinggi 132 meter, dengan seluruh bagian "tiang" berlapiskan marmer.

Satu elevator berkapasitas 11 orang ada di dalam tugu itu. Menggunakan elevator tersebut, pengunjung akan sampai ke sebuah pelataran berukuran 11 x 11 meter, di ketinggian 115 meter. Posisi penampakan perempuan misterius di lidah api Monas, tepat berada di atas pelataran ini.

Dari pelataran tersebut, seluruh penjuru Kota Jakarta akan membentang di depan mata. Ketika melihat sisi utara Monas, bisa jadi saat itu pengunjung mendapat satu lagi teman penikmat pemandangan kota, perempuan misterius di lidah Monas.


sumber : tribunnews,indocropcircles

Wednesday, 25 December 2013

http://sumatracyber.blogspot.com/2013/12/apakah-candi-borobudur-itu-kuil-nabi.html

Sumatra Cyber ~ Kudengar pertamakali kabar bahwa ada seorang kyai dari Jogja meneliti keberadaan Kuil Sulaiman adalah di Indonesia . Saat itu saya tidak terlalu tertarik karena masih berpegangan kuat pada doktrin teks-teks kitab tafsir, yang memang sangat sedikit menyinggung Nusantara (Indonesia), selain alasan kebanyakan para ulama mufassir adalah bukan dari Indonesia. Singkatnya, semakin saya simak semakin terpana dan ingin kuucapkan apresiasi besar kepada sang peneliti, Romo KH. Fahmi Basya.

Inilah sekelumit catatan yang bisa Anda simak sendiri dalam video “Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman” yang sudah bisa didownload di youtube. Jika selama ini banyak ilmuwan-ilmuwan mengatakan bahwa negeri Saba’ yang diceritakan dalam al-Quran itu berada di daerah yang sekarang adalah Yaman, maka menurut KH. Fahmi Basya negeri Saba’ itu sebenarnya berada di Indonesia.

Dalam flying book itu KH. Fahmi Basya mengungkapkan dengan bukti-bukti ilmiah bahwa candi Borobudur bukanlah hasil kebudayaan Hindu, sebagaimana kita ketahui selama ini. Candi Borobudur sudah ada sejak lama, jauh sebelum Hindu ada di Nusantara ini. Berdasarkan penelitiannya, candi Borobudur itu bahkan dibangun oleh Nabi Sulaiman dengan bantuan para jin pada jaman ketika Nusantara belum berbentuk seperti sekarang, yaitu masih berupa daratan yang luas. Banyak data dan analisis yang dipaparkan dalam flying book itu sebagai bukti terhadap argumen ini.
http://sumatracyber.blogspot.com/2013/12/apakah-candi-borobudur-itu-kuil-nabi.html

Untuk mengetahui salah satu bukti argumen itu, sebelumnya ada baiknya kita mengetahui simbol lafadz Bismillah. Simbol itu bisa dibuat dengan melukis sebuah 7 buah lingkaran sama besar yang salah satu lingkaran berada di tengah dan dikelilingi oleh 6 lingkaran lainnya.
Masing-masing lingkaran mewakili satu huruf pada lafadz Bismillah yaitu Ba’, Sin, Mim, Alif, Lam, Lam, dan Ha’. Jika keenam lingkaran di luar masing-masing titik pusatnya secara berurutan dihubungkan dengan garis kemudian lingkaran-lingakaran yang di luar itu dihapus, jadilah bentuk itu sebagai segi enam dengan lingkaran di tengahnya. Itulah simbol lafadz Bismillah.

Sekarang mari kita amati salah satu kontur yang banyak terukir di batu-batu candi Borobudur. inilah kontur itu. Ternyata bentuk itu banyak sekali kita temukan pada batu-batu di candi Borobudur. Segi enam dengan lingkaran d itengahnya. Apakah arti bentuk itu? Ternyata simbol segi enam dengan lingkaran di bawahnya adalah simbol lafadz Bismillah. Demikianlah salah satu bukti analisa yang disampaikan oleh KH. Fahmi Basya dalam flying booknya.

Selain itu, dalam flying book tersebut juga diungkapkan secara ilmiah bahwa candi Borobudur dahulunya bukan di tempat seperti yang sekarang, melainkan sempat mengalami pemindahan dengan kecepatan pemindahan melebihi kecepatan cahaya (60.000 kali). Hal ini mengakibatkan kontur candi Borobudur mengalami peluruhan. Pemindahan candi ini sesuai cerita dalam al-Quran: “Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari al-Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmatNya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia.” (QS. an-Naml ayat 40).

Selama ini yang sering diungkapkan adalah bahwa pemindahan itu dari Yaman ke Palestina, namun sesungguhnya bukti nyatanya belum pernah ditemukan. Lalu menurut penelitian KH. Fahmi Basya, di mana letak candi Borobudur sebelum dipindahkan? Jawabannya adalah di kawasan candi Boko yang terletak di Kabupaten Bantul. Di kawasan itu nampak bekas-bekas adanya candi besar. Namun, candi besar itu hilang, entah bagaimana hilangnya, yang jelas bukan karena hancur atau runtuh. Bahkan di kawasan candi Boko ditemukan serpihan-serpihan sisa candi yang konturnya mirip dengan kontur candi Borobudur. Hanya saja, kontur yang ada di kawasan candi boko ini tampak lebih jelas dibandingkan dengan kontur yang ada di candi Borobudur. Hal ini disebabkan peluruhan yang terjadi akibat pemindahan dengan kecepatan 60.000 kali kecepatan cahaya tadi.

Lebih jauh lagi KH. Fahmi Basya membahas sisi lain dari candi Borobudur, yaitu bahwa desain candi Borobudur sangat kompleks dan memiliki makna yang dalam. Misalnya relief yang ada di dinding-dindingnnya, ukuran volume candi yang membentuk balok al-Quran (23x23x12 = 6348 = jumlah ayat dalam al-Quran berserta Basmalah), bahkan bukti foto google art yang menunjukkan bahwa puncak candi membentuk sebuah garis lurus yang menghubungkannya dengan rukun syam dan hajar aswad Ka’bah. Dan banyak lagi fakta-fakta yang dikemukakan dalam flying book itu.

Nama Saba’ sendiri didapat dari al-Quran, dimana secara singkat al-Quran surat an-Naml dan surat Saba’ menceritakan bahwa negeri Saba’ dahulu merupakan sebuah negeri yang amat makmur, subur tanahnya dan maju bangsanya. Dalam negeri itu pernah hidup para nabi terdahulu seperti nabi Daud As., Nabi Sulaiman As., dan juga seorang ratu perempuan yang amat melegenda yaitu Ratu Bilqis. Namun, negeri itu dimusnahkan oleh Allah Swt. dengan sebuah banjir yang amat besar karena kemusyrikan bangsa di negeri itu, yaitu mereka melakukan ibadah menyembah matahari.

Sementara itu, dalam sebuah legenda yang sangat terkenal di dunia, konon pernah ada sebuah negeri yang karakteristiknya hampir mirip dengan yang diceritakan al-Quran itu. Negeri itu bernama negeri Atlantis. Negeri itu berada di sebuah daratan yang luas dan subur, dan dihuni oleh bangsa maju dan makmur, unggul dalam hal irigasi pertanian. Daratan luas itulah yang disebut sebagai benua Atlantis yang mana benua itu musnah pada jaman es. Seiring tenggelamnya daratan Atlantis, maka musnahlah negeri Atlantis yang begitu makmur itu.
Berdasarkan kemiripan kisah dalam al-Quran dan legenda yang berkembang di hampir seluruh penjuru dunia itu, bisa jadi, negeri Saba’ yang dimaksudkan dalam al-Quran itu tak lain adalah negeri Atlantis yang dulu mendiami daratan Atlantis yang kini sudah musnah akibat banjir besar di jaman es. Benar atau tidaknya memang masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Selama ini hampir kebanyakan ilmuwan mengatakan bahwa negeri Saba’ yang disebutkan dalam al-Quran itu terletak di daerah Yaman, bahkan dalam banyak tafsir al-Quran pun mengatakan demikian. Namun, melalui ekspedisi dan penelitiannya, yang hasilnya dibuat dalam bentuk flying boook, KH. Fahmi Basya menyimpulkan bahwa bukanlah daerah Yaman letak sebenarnya negeri Saba’ itu, melainkan ia berada di sebuah wilayah dengan pusatnya di pulau Jawa, dimana dahulu wilayah itu mencakup wilayah Indonesia dan masih merupakan sebuah daratan yang luas atau berupa sebuah benua.

Berikut saya tuliskan 14 bukti yang dikemukakan oleh KH. Fahmi Basya yang mengungkapkan bahwa negeri Saba’ dalam al-Quran itu bukan terletak di Yaman melainkan di Indonesia:


http://sumatracyber.blogspot.com/2013/12/apakah-candi-borobudur-itu-kuil-nabi.html

1.Nama Saba’ itu sendiri. “…dan kubawa kepadamu dari negeri Saba’ suatu berita penting yang diyakini.” (QS. 27:22). Di Indonesia ada nama dan tempat bernama Saba’ (tempat pertemuan) dan ada tempatnya. Sementara di Yaman tidak ada, yang ada hanya sabuun (prasasti), tapi tidak ada nama tempat bernama Saba’.
http://sumatracyber.blogspot.com/2013/12/apakah-candi-borobudur-itu-kuil-nabi.html

2.Hutan Saba’. “Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah hutan (kebun) di sebelah kanan dan di sebelah kiri.” (QS.34:14). Disebutkan terdapat hutan sebagai tanda kekuasaan (ayat). Allah menyebut sesuatu sebagai ayat maka berarti sesuatu tersebut tidak akan hilang dan tetap dapat diamati oleh manusia. Sebagaimana dalam QS. 54:15 Allah menyebut kapal Nabi Nuh sebagai ayat dan itu kita temukan. Maka sesuai sebutan “ayat” itu seharusnya hutan itu juga bisa ditemukan atau pastilah hutan Saba’ itu masih ditemukan. Kita bisa buka dalam kamus bahasa Jawa Kawi, HUTAN dalam bahasa Jawa adalah WANA, dan SABA’ berarti PERTEMUAN. Jadi hutan Saba’ itu ada di pulau Jawa yaitu WANASABA=WONOSOBO Ada juga nama Sleman yang berasal dari kata Sulaiman. Sementara di Yaman tidak diketemukan nama-nama semacam itu.

3.Tempat bersujud (menyembah) kepada matahari. “Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah (bersujud kepada) matahari…” (QS. 27:24). Di Yaman tidak dijumpai tempat semacam itu, sementara di Indonesia tempat semacam itu ada yaitu di kawasan bukit candi Boko. Di sana ada tempat yang digunakan untuk menyembah matahari yang berupa bangunan di atas bukit menghadap ke timur, ke arah matahari terbit.

4.Bangunan di lembah semut. “Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari al-Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk karunia Tuhanku…” (QS. 27:40). Di Yaman tidak ada bangunan semacam ini, tapi di Indonesia ada, yaitu candi Borobudur. Candi Borobudur terletak di sebuah lembah, dan itulah lembah semut, lembah terindah di dunia.

5.Fakta pemindahan. Ada bekas stupa di candi Boko (36 km dari candi Borobudur), dimana tekstur bekas stupa itu sangat mirip dengan yang ada di candi Borobudur, di Yaman tidak ada.



6.Sidrin qalil. “…sesuatu yang disebut sidrin qalil.” (QS. 34:16). Di Indonesia “sidrin qalil” ini masih ada sampai sekarang, yaitu terdapat di candi Boko, sementara di Yaman tidak ada.

7.Buah yang rasanya pahit, dan menjadi buah mulut (cerita rakyat). “…dan kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit…” (QS. 34:16). Di Indonesia ada buah yang rasanya pahit yaitu buah MAJAPAHIT, di Yaman tidak ada.

8.Sisa banjir. “… Maka kami datangkan kepada mereka banjir yang besar…” (QS. 34:16). Di Yaman disebutkan banjir ini disebabkan runtuhnya bendungan Ma’rib (sebesar bendungan situ gintung) tapi banjir yang semacam ini terlalu kecil untuk memusnahkan sebuah negeri. Tapi di Indonesia banjir itu ada yaitu banjir sangat besar yang menenggelamkan dataran/dangkalan sunda, mengakibatkan Indonesia terbagi menjadi banyak pulau. Fakta sejarah mengungkapkan bahwa dulu Nusantara merupakan satu wilayah daratan yang luas sebelum menjadi wilayah kepulauan.

9.Bukti bahwa negeri Saba’ telah dihancurkan sehancur-hancurnya. “Maka kami jadikan mereka buah mulut dan kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.” (QS. 34:19). Di Indonesia fakta jelas mengatakan bahwa wilayah Nusantara yang dulunya satu daratan, setelah banjir besar di jaman es terbagi menjadi 17.000 pulau. Dari 1 menjadi 17.000. Dalam sejarah dunia belum pernah ada daratan yang karena suatu kejadian kemudian menyebabkannya terbagi menjadi 17.000 bagian. Inilah maksud dari dihancurkan sehancur-hancurnya. Sementara di Yaman tidak ada fakta semacam itu.

10.“…Kami bataskan padanya perjalanan…” (QS. 34:18). Setelah banjir besar, maka perjalanan darat menjadi terbatas karena pulau-pulau dibatasi lautan. Sementara di Yaman tidak ditemukakan fakta ini.

11.Jarak terbang ideal. “Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata: “Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba’ suatu berita penting yang diyakini.” (QS. 27:22). “Pergilah dengan (membawa) suratku ini.” (QS. 27:28). Jarak pemindahan istana adalah sejauh jarak terbang burung (36 km). Di Indonesia jarak ideal ini ada yaitu jarak candi Borobudur-candi Boko. Sementara kalo di Yaman, jarak antara Yaman-Palestina terlalu jauh.

12.“Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.” (QS. 34:21). Jadi pastilah Allah memelihara negeri Saba’ yang menjadi ayat (tanda kekuasaan)Nya itu. Di Yaman sudah tidak ada, sementara di Indonesia masih ada.

13.Surat dari Nabi Sulaiman unutk ratu Balqis. “Berkata ia (Balqis): “Hai pembesar-pembesar, sesungguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuah surat yang mulia. Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi)nya: “Bismillahirrahmaanirrahiim.” (QS. 27:29-30). Di Indonesia ada bukti yang ditemukan di istana ratu boko berupa lempengan/plat emas bertuliskan “Bismillahirrahmaanirrahiim”, di Yaman tidak ada.

14.Gedung yang tinggi. “Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku).” (QS. 34:13). Di Indonesia jelas ada yaitu candi Borobudur, sedangkan di Yaman tidak ada.

Wallahu A’lam bishawab.

Tuesday, 24 December 2013

illuminati dan kematian paul walker http://sumatracyber.blogspot.com/2013/12/konspirasi-illuminati-dibalik-kematian.html
Sumatra Cyber ~ Ternyata tahukah anda bahwa Paul Walker termasuk anggota illuminati dan dia sengaja dikorbankan karena membahayakan organisasinya. Paul Walker menjadi aktor dalam beberapa filmnya yang menyiratkan akan kejadian 911 dan konspirasi jahat mereka lainnya.
Sebuah forum konspirasi telah mengajukan sebuah teori yang menarik pada kematiannya Paul Walker dari kecelakaan mobil pada hari Sabtu, di mana mereka menyatakan kematian Paul Walker adalah konspirasi pembunuhan untuk mencegah Walker , yang merupakan bagian dari badan amal untuk Filipina, untuk mengungkapkan “konspirasi untuk memasok korban dari Typhon Haiyan dengan obat prototipe alat kontrasepsi permanen yang tersembunyi dalam persediaan obat dan bantuan pangan.” Teori lain menyatakan bahwa Walker menemukan uang kotor dalam bantuan bencana Filipina dan itu “masuk akal karena ia memiliki sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam bantuan bencana yang cepat.”

Teori Konspirasi Pembunuhan Paul Walker 1

Paul Walker dan temannya tewas tak lama setelah mereka menemukan sebuah konspirasi untuk memasok korban Typhon Haiyan dengan obat prototipe alat kontrasepsi permanen yang tersembunyi dalam persediaan obat dan bantuan pangan. Mereka memiliki rekaman memberatkan dan mereka sedang dalam perjalanan untuk bertemu dengan pihak-pihak yang tepat untuk membantunya dalam hal ini. Ternyata mereka dikhianati dan dicurangi dengan cara merusak mobil mereka setelah kecepatan tertentu.
Setelah kecelakaan naas ini yang membuat Walker dan rekaman hancur, orang yang bertanggung jawab tidak perlu takut karena tidak ada bukti lagi. Dan paling sialnya hanya akan menjadi teori konspirasi saja yang tidak akan memberatkan dirinya.

Teori Konspirasi Pembunuhan Paul Walker 1

“Teori konspirasi kedua adalah motif tertentu dalam pembunuhan ini. Rupanya , Paul Walker telah menemukan uang kotor dalam bantuan bencana Filipina dan itu memang masuk akal karena ia memiliki sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam penanggulangan bencana yang cepat.”

Berikut ini alasan mengapa teori konspirasi ini bisa muncul:

Tampak mobil serupa kecelakaan dalam kecepatan tinggi
http://sumatracyber.blogspot.com/2013/12/konspirasi-illuminati-dibalik-kematian.html
Tampak mobil Walker setelah kecelakaan
http://sumatracyber.blogspot.com/2013/12/konspirasi-illuminati-dibalik-kematian.html
Jika merujuk dari apa yang  telah diuraikan di atas dan melihat perbandingan foto yang ada, tidak tertutup kemungkinan bahwa benar Paul Walker meninggal dunia karena adanya konspirasi.

Menurut Sumber Lain

Mantan bintang MTV, Tila Tequila mengeluarkan pernyataan mengejutkan tentang kematian Paul Walker melalui facebook dan blog miliknya. Tila mengatakan bahwa insiden maut Paul Walker itu bukanlah murni sebuah kecelakaan melainkan pembunuhan dengan dalih pengorbanan atau dalam bahasa Inggris disebut ritualistic murder.

Entah atas dasar apa Tila mengungkapkan hal itu. Namun artis yang sudah mempunyai program acara bertajuk Shot at Love With Tila Tequila ini mengklaim bahwa dirinya mengetahui kejadian sebenarnya sampai pada akhirnya malam 30 November itu Paul dinyatakan meninggal.
"Aku sudah mengetahuinya sejak pertama kali aku melihat videonya, aku terus menutup mulutku karena ada banyak pertimbangan mengenai hal itu. Aku tidak ingin menarik banyak perhatian, tapi aku benar-benar tahu mengapa mereka melakukannya dan ya kejadian itu memang sebuah tumbal, seperti kasus Paul Walker," tulisnya membandingkan kematian seorang wanita bernama Elisa Lam dengan Paul Walker dikutip Nationalpost.com, Rabu (11/12/2013).

Namun pernyataannya ini menimbulkan sejumlah konspirasi di kalangan masyarakat. Banyak orang resah karena wanita bernama asli Tila Nguyen ini bertindak seperti seolah-olah mengetahui keadaan sebenarnya.
Sebelumnya Tila pernah mengatakan bahwa dirinya sangat terpukul dengan anggapan masyarakat terkait Adolf Hitler. Ia mengatakan hal yang sebaliknya bahwa Hitler sebenarnya memperjuangkan kehidupan rakyat jelata dan justru dikenal sebagai 'monster' setelah kematiannya. "Inilah yang membuatku sedih, khususnya setelah aku tahu kebenaran tentang Adolf Hitler," tulisnya dalam blog.




Menurut saya, mungkin hal itu benar karena mobil yang cukup terbilang mahal pastilah memiliki security yang tinggi, apalagi hanya menabrak sebatang pohon. Kecelakaan seseorang anak artis saja dengan mobilnya masih bisa selamat apalagi dengan mobil sport yang memiliki keamanan yang tinggi. Pastilah si perancang mobil telah memikirkan masak-masak tentang keamanannya. Paul kemungkinan masih bisa selamat apalagi bahan mobil tersebut terbilang kuat. Jadi bagaimana dengan opini anda ? Setuju kah ?

sumber : liputan6, kapuasrayapost, godlikeproductionsforum, dan penulis blog sendiri.
loading...